Ragam Layout Website
Ada beberapa macam layout
desain web saat ini yang semakin menghiasi dunia web :
1. Static
Layout static pada web desain memiliki ukuran tetap pada semua resolusi browser. Lebar layout static ini menggunakan satuan pixel (px) sehingga akan menghasilkan layout yang statis.
2. Fluid
Layout fluid memiliki kemampuan untuk menyesuaikan lebar layout sesuai dengan resolusi browser. Hal tersebut terjadi karena lebar layout menggunakan satuan percent (%) sehingga lebar layout akan mengikuti resolusi browser saat dikecilkan atau dibesarkan (resize).
3. Responsive
Layout responsive memiliki kemampuan untuk berganti layout pada resolusi tertentu. Layout bisa berganti ini berkat kehadiran CSS3 dengan sintax media queries nya. Kalo di pemrograman fungsinya mirip „if„, tapi ini di css. Jadi sebuah web bisa memiliki tampilan berbeda saat dibuka dengan pc, tablet atau smartphone.
4. Responsive-fluid
Layout responsive-fluid merupakan gabungan antara responsive dengan fluid sehingga lebar layout akan mennyesuaikan resolusi dan akan berganti layout pada resolusi tertentu. Layout ini menggunakan media queries dan satuan percent (%) untuk ukuran.
5. Horizontal Scrolling
Layout horizontal scrolling adalah dengan menata content web kesamping, sehingga untuk melihat content web tersebut menggunakan scroll horizontal.
6. Parallax Scrolling
Layout parallax scrolling menggunakan beberapa layer dan setiap layer memiliki kecepatan perpindahan yang berbeda-beda saat di scroll sehingga menimbulkan efek yang menarik.
Penggunaan berbagai macam format gambar pada desain grafis berbasis web:
·
PNG sangat baik untuk dipergunakan pada kebanyakan web
browser (IE6+ butuh sedikit sentuhan CSS untuk pengaturan transparansi).
Format jenis ini sangat tepat untuk menyimpan grafik (ilustration) atau
foto (kualitas tinggi)
·
JPG adalah pilihan terbaik untuk menampilkan foto secara
online, walau kualitasnya tidak sebagus PNG tetapi cukup bisa diterima mata
manusia
·
GIF sangat baik untuk menampilkan gambar grafik (jika
tidak mau menggunakan PNG), tapi jangan ubah foto menjadi format GIF karena
hasilnya tidak sedap dipandang mata
·
BMP bisa dikategorikan sebagai gambar tidak terkompresi,
tidak disarankan untuk penggunaan pada web (menghabiskan bandwidth)